by

GMPT SULTRA, Desak Bareskrim Mabes Polri Periksa Pimpinan PT. Bam, PT. Massempo Dalle dan PT. Tristaco atas dugaan tindak Pidana Pertambangan.

-Berita, Hukum, News, Sosial-481 views

Handayaninews.com Jakarta-Banyaknya aktifitas pertambangan di sultra tentu dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat luas. olehnya itu, seiring dengan berkembangnya industri pertambangan pemerintah harus mengawasi setiap aktifitas pertambangan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat. Akan tetapi masih banyak perusahaan-perusahaan tambang yang ternyata banyak melanggar.
Menyoal tentang Pelanggaran tersebut, Gerakan Mahasiswa Peduli Tambang Sultra (GMPT Sultra) Mendesak Bareskrim Mabes Polri Untuk Memanggil dan memeriksa Pimpinan PT.James Armando perkasa Pemilik IUP,dan PT. Bam selaku kontraktor mining diwilayah blok mandiodo, dan juga PT. Masempo Dalle, PT. Tristaco mineral makmur diwilayah blok morombo terkait dugaan Manipulasi kouta penjualan dan adanya jual beli Dokumen pengapalan.
Don Mike Andi (Ketua GMPT Sultra) ” Terkait dengan dugaan Kongkalikong keempat perusahaan yang melakukan Malladministrasi dan tindak pidana pertambangan, kami mendesak Bareskrim Mabes Polri Untuk segera Membentuk Tim investigasi Khusus untuk memeriksa pimpinan dari keempat perusahaan tersebut yang dimana PT. BAM sebagai kontraktor mining terindikasi melakukan aktifitas pertambangan diluar IUP, dan kami menduga ada keterlibatan oknum penegak hukum,yang sebelumnya telah dilakukan police line dari tim polda sultra namun penindakan hanya berjalan ditempat dan seolah dibiarkan lagi aktifitas penambangan liarnya” ujarnya saat diwawancarai oleh awak media dijakarta pada selasa, 17/08/2021.
untuk lebih jelasnya Mike (sapaan) mengatakan bahwa pelanggaran-pelanggaran dari keempat perusahaan tersebut merupakan modus operandi yang dilakukan sejumlah perusahaan yang nakal ,ia juga menambahkan akan dilimpahkan ke Bareskrim Mabes Polri dan mendesak dirjen minerba agar membekukan izin usaha pertambangan yang telah berkonspirasi dengan kontraktor mining, karena berdasarkan data dokumen kapal dan foto aktivitas penambangan juga pengapalan dimandiodo telah dikantongi GMPS Sultra, keempat perusahaan tersebut diduga kuat melakukan pelanggaran.
Olehnya itu ketua GMPT Sultra juga akan mendesak bareskrim polri melalui laporan resmi untuk memeriksa oknum syahbandar juga memeriksa dokumen kapal tongkang berbendera BG.Lestari 3005 sehingga terbitnya surat izin berlayar asal mandiodo yang notabene bukan dari asal morombo.” Tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed